Popprovsu 2026 Resmi Dibatalkan, Efisiensi Anggaran Hentikan Ajang Bergengsi Atlet Pelajar Sumut

Keputusan tersebut merupakan dampak dari kebijakan efisiensi anggaran pemerintah yang berimbas pada penyelenggaraan sejumlah agenda olahraga, baik di tingkat daerah maupun nasional.

Jul 16, 2026 - 22:55
Jul 16, 2026 - 22:56
 0
Popprovsu 2026 Resmi Dibatalkan, Efisiensi Anggaran Hentikan Ajang Bergengsi Atlet Pelajar Sumut
Atlet Judo pelajar Sumatera Utara kehilangan panggung prestasinya

SUMUTJUARA.COM, MEDAN – Pekan Olahraga Pelajar Provinsi Sumatera Utara (Popprovsu) 2026 dipastikan tidak akan digelar.

Keputusan tersebut merupakan dampak dari kebijakan efisiensi anggaran pemerintah yang berimbas pada penyelenggaraan sejumlah agenda olahraga, baik di tingkat daerah maupun nasional.

Pembatalan Popprovsu 2026 turut beriringan dengan ditiadakannya Pra Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Pra POPNAS) 2026. Kepastian tersebut mulai diketahui publik melalui unggahan akun Instagram Sumut.Juara yang selama ini dikenal sebagai salah satu barometer informasi olahraga di Sumatera Utara.

Dalam unggahannya, akun tersebut menuliskan, "Pekan Olahraga Pelajar Provinsi (Popprovsu) 2026 resmi tidak digelar. Maaf ya adik-adik, maafkan mereka. Menyedihkan..." disertai foto surat pemberitahuan mengenai pembatalan pelaksanaan Popprovsu 2026.

Pembatalan Popprovsu berawal dari kebijakan efisiensi anggaran yang mengacu pada surat Menteri Keuangan Republik Indonesia mengenai penajaman belanja Kementerian/Lembaga Tahun Anggaran 2026. Kebijakan tersebut berdampak pada pengurangan alokasi anggaran di berbagai kementerian, termasuk Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

Imbasnya, pemerintah daerah melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) juga melakukan penyesuaian dan rasionalisasi anggaran. Salah satu konsekuensinya adalah penghentian penyelenggaraan Popprovsu 2026 sebagai ajang pembinaan dan kompetisi atlet pelajar di Sumatera Utara.

Keputusan ini memunculkan kekecewaan di kalangan atlet pelajar, pelatih, serta insan olahraga. Popprovsu selama ini menjadi panggung utama bagi atlet-atlet muda untuk mengukur hasil pembinaan, meningkatkan pengalaman bertanding, sekaligus membuka peluang menuju kompetisi yang lebih tinggi.

Tidak digelarnya Popprovsu 2026 juga dikhawatirkan berdampak terhadap proses pembinaan olahraga usia dini di Sumatera Utara. Hilangnya kompetisi resmi berpotensi mengurangi kesempatan atlet pelajar menunjukkan kemampuan, meningkatkan prestasi, serta bersaing untuk mendapatkan kesempatan mewakili daerah di level nasional.

Bagi banyak atlet pelajar, pembatalan ini bukan sekadar hilangnya sebuah kejuaraan, tetapi juga tertundanya kesempatan untuk membuktikan hasil latihan yang telah dipersiapkan selama bertahun-tahun.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
abdipanjaitan Tuhan Maha Tahu, Tapi Dunia Juga Perlu Diberitahu