KRISIS AKOMODASI WARNAI ASEAN BOYS CHAMPIONSHIP 2026

Permasalahan akomodasi peserta ASEAN Boys Championship 2026 menjadi sorotan setelah sejumlah tim peserta dikabarkan harus meninggalkan hotel karena biaya penginapan belum diselesaikan hingga saat ini.

Jun 1, 2026 - 20:10
Jun 1, 2026 - 20:12
 0
KRISIS AKOMODASI WARNAI ASEAN BOYS CHAMPIONSHIP 2026
Piala AFF U19 tahun 2026 di Sumatera Utara

SUMUTJUARA.COM - Permasalahan akomodasi peserta ASEAN Boys Championship 2026 menjadi sorotan setelah sejumlah tim peserta dikabarkan harus meninggalkan hotel karena biaya penginapan belum diselesaikan hingga saat ini.

Salah seorang panitia pelaksana ASEAN Boys Championship 2026, Muhammad Fauzi, mengungkapkan kekecewaannya terhadap komitmen Pemerintah Kota Medan terkait penyediaan akomodasi bagi negara-negara peserta turnamen.

"Kami kecewa karena Pemko Medan tidak menunjukkan komitmen terkait akomodasi peserta turnamen ini. Sangat disayangkan para pemain muda yang seharusnya fokus bertanding dan mengembangkan kemampuan justru harus menghadapi persoalan di luar lapangan," ujar Fauzi di Medan, Senin (1/6/2026).

Menurutnya, beberapa negara peserta sudah terdampak langsung akibat masalah tersebut. Timor Leste, misalnya, terpaksa meninggalkan Grand Mercure Hotel Medan karena persoalan pembayaran. Sementara itu, Filipina disebut-sebut berada dalam situasi serupa dan berpotensi mengalami kendala yang sama.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Medan dikabarkan telah menyatakan kesediaan untuk menanggung biaya akomodasi hotel bagi negara-negara peserta ASEAN Boys Championship 2026. Namun hingga pelaksanaan turnamen berlangsung, komitmen tersebut dinilai belum terealisasi.

Kondisi ini dinilai mencoreng citra penyelenggaraan turnamen yang membawa nama Indonesia di tingkat internasional. Jika persoalan akomodasi tidak segera diselesaikan, hal tersebut berpotensi menimbulkan kesan negatif di mata peserta maupun federasi sepak bola kawasan Asia Tenggara.

Sejumlah pihak menilai situasi ini dapat merugikan reputasi penyelenggara, termasuk hubungan dengan PSSI dan AFF sebagai pihak yang menaungi kompetisi sepak bola di kawasan ASEAN.

Namun sejauh ini belum ada pernyataan resmi dari Pemerintah Kota Medan terkait tudingan tersebut.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
abdipanjaitan Tuhan Maha Tahu, Tapi Dunia Juga Perlu Diberitahu