Pemprov Sumut Gandeng RS Mata Cicendo Tingkatkan Layanan Kesehatan Mata
Pemprov Sumut menjalin kerja sama dengan Rumah Sakit Mata Cicendo Bandung melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) tentang jejaring pengampuan mata.
SUMUTJUARA.COM - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menjalin kerja sama dengan Rumah Sakit Mata Cicendo Bandung melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) tentang jejaring pengampuan mata.
Penandatanganan MoU tersebut dilakukan oleh Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, di Ruang Kerja Gubernur Sumut, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30 Medan, Rabu (3/6/2026).
Gubernur Bobby Nasution mengatakan, kerja sama tersebut merupakan bagian dari program prioritas Pemprov Sumut di sektor kesehatan. Setelah berupaya memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan, kini pemerintah daerah fokus pada peningkatan kualitas layanan yang diterima masyarakat.
“Pemprov Sumut, hari ini salah satu program prioritas di bidang kesehatan yang pertama kali kami capai adalah bagaimana masyarakat Sumut bisa mengakses layanan kesehatan. Itu sudah kami coba di awal masa jabatan kami. Hari ini setelah masyarakat mendapat layanan kesehatan, kami mencoba meningkatkan kualitas layanannya,” ujar Bobby.
Menurutnya, peningkatan kualitas pelayanan dilakukan melalui berbagai langkah, mulai dari pembenahan fasilitas kesehatan hingga penguatan kapasitas layanan rumah sakit yang ada di Sumatera Utara.
“Kami mencoba memperbaiki fasilitas kesehatan seperti rumah sakit, puskesmas, dan RSUD. Hari ini, nota kesepahaman ini menjadi bagian dari upaya mengoptimalkan layanan rumah sakit, khususnya rumah sakit mata milik Provinsi Sumatera Utara,” katanya.
Sebagai pusat rujukan kesehatan mata nasional, Rumah Sakit Mata Cicendo diharapkan dapat membantu meningkatkan kualitas layanan kesehatan mata di Sumatera Utara melalui program jejaring pengampuan yang berkelanjutan.
Direktur Utama Rumah Sakit Mata Cicendo, Antonia Kartika, menjelaskan bahwa program tersebut akan difokuskan pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia, khususnya dokter spesialis mata dan perawat mata di berbagai rumah sakit di Sumatera Utara.
Menurut Kartika, tahapan program sebenarnya telah dimulai melalui pembelajaran teori atau basic science yang dilakukan secara daring. Selanjutnya, kegiatan akan dilanjutkan dengan pelatihan dan pendampingan langsung.
“Kami sudah memulai tahap pertama melalui peningkatan basic science atau teori melalui zoom meeting. Kemudian kami akan menggelar workshop bagi dokter mata dari sekitar 49 rumah sakit di Sumatera Utara serta perawat mata. Setelah itu, kami juga akan melakukan pendampingan operasi katarak,” jelas Kartika.
Selain meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan, program pengampuan mata ini juga bertujuan menekan angka kebutaan di Indonesia yang masih tergolong tinggi.
Kartika menyebutkan bahwa prevalensi kebutaan di Indonesia saat ini mencapai sekitar tiga persen. Karena itu, berbagai upaya peningkatan kapasitas layanan kesehatan mata sangat diperlukan untuk memperkuat penanganan penyakit yang berpotensi menyebabkan kebutaan.
“Kami melakukan pengampuan untuk membantu menurunkan angka kebutaan tersebut, terutama dalam penanganan penyakit seperti katarak, diabetik retinopati, glaukoma, dan berbagai penyakit mata lainnya,” ujarnya.
Melalui kerja sama ini, Pemprov Sumut berharap kualitas layanan kesehatan mata di daerah semakin meningkat sehingga masyarakat dapat memperoleh pelayanan yang lebih baik, cepat, dan berkualitas tanpa harus dirujuk ke luar daerah.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0