KONI Pusat Susun Pedoman Cegah Pelecehan Seksual dan Perundungan di Lingkungan Olahraga

Diskusi bersama induk cabang olahraga menekankan pencegahan, pengawasan, dan penindakan tegas agar lingkungan olahraga prestasi bebas dari pelecehan seksual, kekerasan, dan perundungan.

Jul 10, 2026 - 16:17
 0
KONI Pusat Susun Pedoman Cegah Pelecehan Seksual dan Perundungan di Lingkungan Olahraga
Merangkum fokus utama diskusi KONI Pusat: jumlah sesi, langkah pencegahan, rencana penyusunan pedoman nasional, dan arah program edukasi ke depan.

SUMUTJUARA.COM, Jakarta – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat menggelar diskusi santai bersama induk cabang olahraga pada Kamis (9/7/2026) untuk membahas isu pelecehan seksual, kekerasan, dan perundungan di lingkungan olahraga prestasi.

Diskusi yang dibagi dalam empat sesi tersebut dibuka oleh Wakil Ketua Umum VI KONI Pusat, Josef Adrianus Nae Soi. Menurutnya, lingkungan olahraga idealnya harus menjadi ruang yang aman bagi atlet dan seluruh insan olahraga.

“Hari ini kita diskusi tentang tema yang sangat menarik, saya melihat dari aspek idealis, realitas, dan fleksibilitas,” ujar Josef.

“Ini tidak perlu terjadi apabila mereka mengerti apa itu olahraga,” tambahnya.

Josef menjelaskan bahwa pencegahan harus dilakukan secara menyeluruh melalui empat tahapan utama, yakni perencanaan pencegahan, pelaksanaan kegiatan olahraga yang bebas dari pelecehan dan perundungan, pengawasan, serta evaluasi terhadap sanksi yang diterapkan.

“Pertama harus ada plan pencegahan secara komprehensif dan integral dari seluruh bidang dan elemen yang ada di Indonesia, mulai dari keluarga, lingkungan, sampai ke dunia olahraga. Kedua adalah Do, bagaimana melaksanakan latihan dan pertandingan yang tidak ada pelecehan atau perundungan,” jelasnya.

“Ketiga adalah melakukan check dan keempat adalah Action, evaluasi tentang hukuman kita sudah pas atau tidak,” lanjut Josef.

Dorong Regulasi dan Sanksi Tegas

Dalam diskusi tersebut, para peserta sepakat bahwa diperlukan regulasi yang jelas serta sanksi yang memberikan efek jera bagi pelaku pelecehan maupun perundungan di lingkungan olahraga.

KONI Pusat juga berencana menyusun pedoman khusus yang akan menjadi acuan pelaksanaan kegiatan olahraga di Indonesia, termasuk dalam aspek perlindungan atlet dan tenaga keolahragaan.

Safeguarding Jadi Fokus Utama

Sejumlah perwakilan cabang olahraga menyampaikan berbagai masukan terkait kondisi pembinaan di lapangan. Beberapa kasus yang pernah terjadi disebut perlu diantisipasi sejak dini agar tidak terulang kembali.

Salah satu poin penting yang mengemuka adalah perlunya edukasi dan sosialisasi mengenai safe guarding bagi atlet usia dini. Selain itu, pelatih juga diusulkan mendapatkan pelatihan khusus agar memiliki pemahaman yang baik dalam mencegah dan menangani kasus pelecehan maupun perundungan.

Melalui langkah tersebut, KONI berharap tercipta lingkungan olahraga yang lebih aman, sehat, dan mendukung perkembangan atlet tanpa adanya kekerasan, pelecehan seksual, maupun perundungan dalam bentuk apa pun.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
abdipanjaitan Tuhan Maha Tahu, Tapi Dunia Juga Perlu Diberitahu