Herdman Soroti Kekuatan Poros Tim Garuda Usai Sapu Bersih FIFA Matchday

Herdman puji poros tim Garuda, nilai Indonesia makin solid usai dua kemenangan beruntun FIFA Matchday.

Jun 10, 2026 - 10:17
 0
Herdman Soroti Kekuatan Poros Tim Garuda Usai Sapu Bersih FIFA Matchday
John Herdman, pelatih timnas Indonesia senior. (Foto; Instagram/PSSI) diedit.

SUMUTJUARA.COM - Timnas Indonesia menutup FIFA Matchday Juni 2026 dengan hasil sempurna. Setelah membungkam Oman 3-0, skuad Garuda kembali meraih kemenangan saat menundukkan Mozambik 1-0 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Selasa (9/6/2026) malam.


Di balik dua kemenangan beruntun tersebut, pelatih John Herdman melihat perkembangan penting dalam struktur permainan tim. Menurutnya, Indonesia mulai memiliki poros tim yang kuat sebagai fondasi untuk menjaga konsistensi performa di level internasional.


"Saya pikir Indonesia bisa bersemangat dengan talenta yang kami miliki. Elkan Baggott tampil seperti seorang pejuang di lini belakang. Joey Pelupessy juga luar biasa. Para pemain menunjukkan kualitas mereka dan kami memiliki poros tim yang kuat," kata Herdman usai pertandingan.

Pelatih asal Inggris itu menilai kehadiran pemain-pemain kunci di setiap lini membuat Indonesia lebih stabil saat menghadapi tekanan. Ia melihat fondasi permainan Garuda kini semakin jelas, baik ketika menguasai bola maupun saat harus bertahan.

"Ketika pertandingan menjadi sulit, Anda membutuhkan pemain yang bisa menjadi jangkar tim. Saya melihat itu dari para pemain kami malam ini. Mereka tetap tenang, tetap disiplin, dan membantu tim melewati momen-momen sulit," ujarnya.

Meski hanya menang dengan selisih satu gol, Herdman cukup puas dengan cara timnya mengontrol jalannya pertandingan. Namun, ia mengakui penyelesaian akhir masih menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diperbaiki.

"Saya pikir dalam periode yang panjang kami mengontrol pertandingan dan menunjukkan kualitas kami. Saya kecewa karena kami tidak mencetak lebih banyak gol, tetapi pada saat yang sama saya senang melihat tim yang mampu bertahan saat mendapat tekanan," tuturnya.

Herdman juga menilai Mozambik memberikan tantangan berbeda dibanding Oman. Tim asal Afrika tersebut beberapa kali merepotkan Indonesia lewat transisi cepat yang memaksa para pemain bekerja lebih keras menjaga keseimbangan permainan.

"Kami membutuhkan tes seperti ini. Saat melawan Oman, saya tidak merasa kami benar-benar ditekan dalam situasi transisi. Malam ini berbeda. Mereka bisa menyerang ke depan atau kembali bertahan lebih cepat dari yang diperkirakan," katanya.

Selain menyoroti kekuatan poros tim, Herdman turut memuji sejumlah pemain yang tampil menonjol. Ia menyebut Ole Romeny, Ragnar Oratmangoen, dan Marselino Ferdinan mampu bermain lepas serta memberikan kontribusi besar sepanjang pertandingan.

"Saya bangga pada Ole. Sangat menyenangkan melihat dia bermain dengan bebas di lapangan dan menikmati sepak bolanya. Begitu juga dengan Ragnar dan Marselino. Senang melihat mereka tampil seperti itu," ucap Herdman.

Catatan nirbobol dalam dua laga FIFA Matchday juga menjadi perhatian tersendiri. Menurut Herdman, solidnya pertahanan Indonesia merupakan hasil kerja kolektif seluruh tim, bukan hanya para pemain belakang.

"Pertahanan dimulai dari lini depan. Jika Ragnar, Marselino, dan pemain lainnya memberikan tekanan yang baik, maka akan sulit bagi lawan membangun serangan. Semua pemain berperan dalam menjaga pertahanan," jelasnya.

Dua kemenangan atas tim yang memiliki peringkat FIFA lebih tinggi menjadi modal berharga bagi Indonesia. Namun Herdman mengingatkan anak asuhnya untuk tidak cepat berpuas diri.

"Kami punya momentum sekarang. Tantangan berikutnya adalah menjaga tren positif itu hingga September dan Oktober. Itulah standar yang ingin kami bangun bersama tim ini," pungkasnya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0