Reza Perangin-angin Raih Medali Perak Indonesia di World Para Athletics Grand Prix Tunisia 2026

Atlet National Paralympic Committee (NPC) Sumut, Reza Perangin-angin, berhasil mengharumkan nama Indonesia dengan meraih medali perak pada ajang World Para Athletics Grand Prix 2026 yang berlangsung di Tunisia, Rabu (17/6/2026

Jun 18, 2026 - 11:13
 0
Reza Perangin-angin Raih Medali Perak Indonesia di World Para Athletics Grand Prix Tunisia 2026
Atlet National Paralympic Committee (NPC) Sumut, Reza Perangin-angin (baju hitam) di ajang World Para Athletics Grand Prix 2026 yang berlangsung di Tunisia, Rabu (17/6/2026)

SUMUTJUARA.COM - Kabar baik datang dari dunia olahraga disabilitas Sumatera Utara. Atlet National Paralympic Committee (NPC) Sumut, Reza Perangin-angin, berhasil mengharumkan nama Indonesia dengan meraih medali perak pada ajang World Para Athletics Grand Prix 2026 yang berlangsung di Tunisia, Rabu (17/6/2026).

Prestasi tersebut diraih Reza setelah tampil impresif pada nomor lempar cakram kelas F44. Di tengah persaingan ketat yang melibatkan para atlet para atletik terbaik dunia, Reza mampu menunjukkan performa terbaiknya dan finis di posisi kedua untuk mengamankan medali perak bagi Indonesia.

Keberhasilan ini menjadi pencapaian penting bagi atlet asal Sumatera Utara tersebut sekaligus membuktikan kualitas dan konsistensinya di level internasional. Medali perak yang diraih juga menjadi suntikan motivasi menjelang agenda olahraga yang lebih besar pada tahun ini.

Raihan tersebut sekaligus menjadi modal berharga bagi Reza dalam mempersiapkan diri menghadapi Asian Para Games 2026 yang akan berlangsung di Nagoya, Jepang, pada 18 hingga 24 Oktober mendatang.

Dengan hasil positif di Tunisia, peluang Reza untuk bersaing di tingkat Asia semakin terbuka. Pengalaman menghadapi atlet-atlet elite dunia di World Para Athletics Grand Prix diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan diri dan kualitas penampilannya saat tampil di Asian Para Games nanti.

Prestasi Reza Perangin-angin juga menjadi kebanggaan bagi NPC Sumatera Utara dan masyarakat Sumut. Keberhasilannya menunjukkan bahwa atlet-atlet disabilitas Indonesia, khususnya dari Sumatera Utara, mampu bersaing dan meraih prestasi di panggung internasional.

Diharapkan, pencapaian ini dapat menjadi inspirasi bagi para atlet muda disabilitas lainnya untuk terus berlatih, berjuang, dan mengejar prestasi setinggi mungkin demi mengharumkan nama daerah dan Indonesia di kancah dunia.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
abdipanjaitan Tuhan Maha Tahu, Tapi Dunia Juga Perlu Diberitahu