Ratusan Pebalap Ramaikan BMX Drag Bike Piala Wali Kota Medan 2026, Jadi Ajang Pembinaan Atlet Menuju Level Nasional

Kejuaraan yang mempertandingkan berbagai kategori usia ini menjadi momentum penting dalam pembinaan atlet BMX sekaligus upaya menjaring bibit-bibit potensial yang diproyeksikan mampu berprestasi di tingkat nasional hingga internasional.

Aug 1, 2026 - 21:20
Aug 1, 2026 - 21:23
 0
Ratusan Pebalap Ramaikan BMX Drag Bike Piala Wali Kota Medan 2026, Jadi Ajang Pembinaan Atlet Menuju Level Nasional

SUMUTJUARA.COM, MEDAN – Ratusan pebalap dari berbagai daerah memadati Jalan Masjid Raya, Kota Medan, untuk mengikuti BMX Drag Bike Piala Wali Kota Medan 2026, Sabtu (1/8/2026).

Kejuaraan yang mempertandingkan berbagai kategori usia ini menjadi momentum penting dalam pembinaan atlet BMX sekaligus upaya menjaring bibit-bibit potensial yang diproyeksikan mampu berprestasi di tingkat nasional hingga internasional.

Kejuaraan dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kota Medan, T. Chairuniza, yang hadir mewakili Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas.

Dalam sambutannya, Chairuniza menegaskan tingginya antusiasme peserta menjadi bukti bahwa olahraga BMX memiliki potensi besar untuk terus berkembang di Kota Medan. Menurutnya, prestasi atlet hanya dapat lahir melalui pembinaan yang berkelanjutan dan kompetisi yang rutin diselenggarakan.

"Kejuaraan ini menjadi bukti bahwa olahraga membutuhkan komitmen, kerja sama, serta ruang kompetisi yang terus berkesinambungan. Olahraga bukan hanya melahirkan prestasi, tetapi juga membentuk karakter atlet," ujarnya.

Ia menambahkan, olahraga mengajarkan berbagai nilai positif seperti disiplin, kerja keras, sportivitas, keberanian, dan semangat pantang menyerah. Nilai-nilai tersebut dinilai penting dalam membentuk karakter generasi muda.

Chairuniza berharap BMX Drag Bike Piala Wali Kota Medan menjadi wadah bagi para pebalap untuk mengasah kemampuan dan menambah pengalaman bertanding.

"Dari kompetisi seperti inilah nantinya akan lahir atlet-atlet yang mampu mengharumkan nama Kota Medan di tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional," katanya.

Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota Medan untuk terus mendukung pengembangan olahraga melalui pembinaan berkelanjutan, penyelenggaraan kompetisi, serta memperkuat sinergi bersama KONI Kota Medan, pengurus cabang olahraga, komunitas, dan sekolah.

Sultan Deli Ajak Generasi Muda Jauhi Kenakalan Remaja

Turut hadir dalam pembukaan kejuaraan, Sultan Deli Seripaduka Tuanku Sultan Mahmud Aria Lamantjiji Perkasa Alam Shah memberikan apresiasi atas terselenggaranya event tersebut.

Menurutnya, olahraga menjadi sarana positif bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi sekaligus menjauhkan diri dari berbagai bentuk kenakalan remaja.

"Saya berharap kegiatan seperti ini dapat menjauhkan generasi muda dari minuman keras, narkoba, maupun pergaulan negatif lainnya. Melalui olahraga kita ingin melahirkan generasi muda yang sehat dan berprestasi," ujarnya.

KONI Medan Dorong Pembangunan Sirkuit BMX Cross

Sementara itu, Ketua Umum KONI Kota Medan, Aswindy Fachrizal, berharap BMX Drag Bike Piala Wali Kota Medan dapat menjadi agenda tahunan sehingga pembinaan atlet BMX berlangsung secara berkesinambungan.

Ia juga menyoroti belum tersedianya lintasan BMX Cross yang representatif di Kota Medan.

"Kami berharap bersama Dispora Kota Medan dapat menghadirkan lintasan BMX Cross. Selama ini Medan belum memiliki fasilitas yang memadai untuk nomor tersebut. Setelah kejuaraan ini kami akan berdiskusi kembali dengan komunitas BMX agar pembinaan atlet semakin maksimal," ujarnya.

Berawal dari Keprihatinan Minimnya Kompetisi BMX

Ketua Panitia, Rico Amrizal menjelaskan penyelenggaraan BMX Drag Bike Piala Wali Kota Medan berawal dari keprihatinan komunitas BMX terhadap minimnya kompetisi resmi di Kota Medan.

Menurutnya, kondisi tersebut membuat banyak anak muda yang memiliki hobi bersepeda kehilangan wadah untuk berkompetisi.

"Jarangnya event BMX membuat sebagian anak muda beralih ke balap liar di jalan umum. Karena itu kami menghadirkan BMX Drag Bike sebagai alternatif kompetisi yang aman dan terarah," katanya.

Rico mengungkapkan, komunitas BMX Medan sebenarnya cukup aktif. Namun, nomor BMX Cross sulit dikembangkan lantaran Kota Medan belum memiliki sirkuit yang layak.

Ia menyebut lintasan BMX di kawasan Taman Cadika yang dulu menjadi pusat aktivitas kini sudah tidak dapat digunakan.

"Dulu kita punya sirkuit BMX di Taman Cadika, tetapi sekarang sudah tidak bisa dipakai. Karena itu klub-klub BMX sepakat membuat event BMX Drag Bike agar atlet tetap memiliki ruang untuk bertanding," jelasnya.

Lintasan yang digunakan memiliki panjang sekitar 100 hingga 150 meter menyesuaikan kondisi Jalan Masjid Raya. Setiap kelas diikuti maksimal 30 peserta agar perlombaan berlangsung aman dan kompetitif.

Bidik Lahirkan Atlet BMX Berprestasi

Rico berharap kejuaraan ini mampu menjadi wadah pembinaan atlet muda sekaligus menghidupkan kembali budaya bersepeda di Kota Medan.

Ia optimistis BMX Drag Bike Piala Wali Kota Medan dapat melahirkan atlet potensial yang nantinya mampu bersaing di berbagai kejuaraan nasional hingga internasional.

"Kami ingin mencari bibit-bibit atlet yang nantinya dibina secara berkelanjutan. BMX merupakan cabang olahraga yang dipertandingkan hingga Olimpiade, sehingga peluang atlet untuk berkembang sangat terbuka," ujarnya.

Selain itu, ia berharap semakin banyak generasi muda yang menjadikan olahraga sepeda sebagai aktivitas positif di tengah meningkatnya penggunaan gawai.

Pertandingkan 12 Kelas

Pada penyelenggaraan perdana ini, panitia mempertandingkan 12 kelas, yakni:

* Push Bike usia 3–4 tahun

* Push Bike usia 5–6 tahun

* Push Bike usia 7–8 tahun

* Push Bike usia 9–10 tahun

* BMX usia 11–12 tahun

* BMX usia 13–14 tahun

* BMX usia 15–16 tahun

* Men Junior

* Men Elite

* Master 40

* Master 50

* Women Open

* Women Under

Dengan tingginya antusiasme peserta, BMX Drag Bike Piala Wali Kota Medan 2026 diharapkan menjadi tonggak kebangkitan olahraga BMX di Kota Medan sekaligus memperkuat pembinaan atlet menuju prestasi di tingkat nasional maupun internasional.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
abdipanjaitan Tuhan Maha Tahu, Tapi Dunia Juga Perlu Diberitahu