KBI Medan Bidik Juara Umum Porprovsu 2026, Siapkan 15 Atlet dan Incar 8 Emas
Pengurus Kickboxing Indonesia (KBI) Kota Medan memasang target tinggi pada Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Utara (Porprovsu) 2026.
SUMUTJUARA.COM, MEDAN - Pengurus Kickboxing Indonesia (KBI) Kota Medan memasang target tinggi pada Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Utara (Porprovsu) 2026.
Tak tanggung-tanggung, tim berjuluk Kota Medan itu membidik gelar juara umum dengan mengandalkan 15 atlet terbaik yang saat ini menjalani pemusatan latihan intensif.
Persiapan menuju ajang yang dijadwalkan berlangsung pada November mendatang itu terus dimatangkan. Seluruh atlet menjalani latihan rutin dua kali sehari, pagi dan sore, dengan hanya libur pada hari Minggu.
Pelatih KBI Medan, Ridwan Barimbing, mengatakan kondisi tim saat ini terus menunjukkan perkembangan positif. Program latihan berjalan sesuai rencana sebagai bekal menghadapi persaingan yang diprediksi berlangsung ketat.
"Sesuai data atlet Kota Medan, saat ini kami mempersiapkan 15 atlet. Persiapan kami sudah cukup matang karena hampir setiap hari mereka menjalani latihan, pagi dan sore, kecuali hari Minggu," ujar Ridwan.
Pada awalnya, tim pelatih menargetkan membawa pulang 10 medali emas. Namun setelah melakukan evaluasi terhadap kekuatan lawan di setiap kelas pertandingan, target tersebut disesuaikan menjadi delapan medali emas.
Meski demikian, Ridwan menegaskan timnya tetap akan berjuang semaksimal mungkin untuk melampaui target yang telah ditetapkan.
"Di awal memang kami menargetkan 10 medali emas. Namun setelah kami analisis, target yang realistis sekitar delapan medali emas. Meski begitu, kami tetap akan berusaha semaksimal mungkin agar bisa mencapai 10 emas," katanya.
Menurut Ridwan, persaingan memperebutkan gelar juara umum dipastikan tidak akan mudah. Berdasarkan pengalaman di sejumlah kejuaraan sebelumnya, Kabupaten Simalungun, Kabupaten Karo, dan Kabupaten Toba masih menjadi rival terkuat KBI Medan.
"Kalau melihat dari event-event sebelumnya, lawan terberat kami masih dari Kabupaten Simalungun, Karo, dan Toba. Hampir di setiap kejuaraan kami selalu bertemu mereka, baik di semifinal maupun final. Jadi kami juga mempelajari kekuatan mereka berdasarkan pengalaman dari tahun ke tahun," jelasnya.
Meski menghadapi lawan-lawan tangguh, Ridwan tetap optimistis anak asuhnya mampu membawa Kota Medan keluar sebagai juara umum apabila mampu menjaga konsistensi performa hingga pertandingan berlangsung.
"Kami optimistis bisa menjadi juara umum. Data kemampuan atlet sudah kami miliki dan sampai sekarang program latihan berjalan sesuai rencana. Tinggal bagaimana atlet mampu menjalankan program yang sudah diberikan dengan disiplin dan konsisten," ucapnya.
Ridwan menambahkan, komposisi 15 atlet yang saat ini dipersiapkan masih berpotensi mengalami sedikit perubahan. Kendala tersebut bukan disebabkan faktor teknis, melainkan adanya beberapa atlet yang terkendala urusan pekerjaan maupun administrasi kependudukan.
"Dari 15 atlet ini memang sudah kami siapkan. Namun kemungkinan masih bisa ada perubahan dua sampai tiga atlet karena kendala pekerjaan dan juga masalah administrasi KTP. Kalau untuk latihan sendiri tidak ada kendala berarti, paling hanya sesekali ada atlet yang berhalangan satu hari. Secara keseluruhan program berjalan lancar," pungkasnya.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0