Aswindy Buka Suara Soal Uang Pembinaan Atlet Medan, Anggaran P-APBD Disebut Sudah Ada
Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Medan, Aswindy Fachrizal, menegaskan anggaran uang pembinaan bagi atlet yang dipersiapkan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Utara (Porprovsu) XII 2026 telah tersedia melalui Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) 2026.
SUMUTJUARA.COM, MEDAN – Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Medan, Aswindy Fachrizal, menegaskan anggaran uang pembinaan bagi atlet yang dipersiapkan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Utara (Porprovsu) XII 2026 telah tersedia melalui Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) 2026.
Namun, besaran anggaran yang dialokasikan ternyata tidak sesuai dengan perencanaan awal. Aswindy menyebut nominalnya terbatas karena harus menyesuaikan kemampuan anggaran daerah.
Ia menjelaskan, atlet yang tergabung dalam program pembinaan Medan Juara sejatinya mendapatkan uang saku setiap bulan untuk menunjang kebutuhan latihan intensif. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu atlet menjaga performa dan memaksimalkan persiapan menuju Porprovsu XII 2026.
“Ya, sebenarnya atlet binaan Medan Juara memang setiap bulan dibagikan uang saku, tetapi sesuai anggaran daerah. Memang pada 2026 ini kita berharap dari anggaran P-APBD untuk membayar atlet binaan Medan Juara,” ujar Aswindy.
Menurutnya, program Medan Juara merupakan bagian dari pembinaan intensif untuk meningkatkan kemampuan atlet sekaligus mempersiapkan kontingen Kota Medan menghadapi pesta olahraga tingkat provinsi tersebut.
Meski anggaran telah tersedia, Aswindy mengakui jumlahnya masih jauh dari harapan. Ia memilih tidak mengungkapkan nominal dana yang dialokasikan, tetapi berharap anggaran tersebut segera direalisasikan agar dukungan bagi atlet dapat diberikan.
“Memang sampai hari ini kita berharap anggaran dari P-APBD itu bisa direalisasikan. Anggarannya memang sudah ada, tetapi nominalnya tidak begitu banyak karena mengikuti anggaran P-APBD,” jelasnya.
Di tengah keterbatasan tersebut, Aswindy meminta para atlet tetap menjaga semangat dan fokus berlatih. Ia menegaskan, Kota Medan membidik target mempertahankan gelar juara umum Porprovsu sekaligus meningkatkan perolehan medali dibandingkan penyelenggaraan 2022.
“Kita akan memperjuangkannya. Atlet harus tetap semangat. Saya berharap atlet menunjukkan kepada Pemko Medan bahwa kita bisa mempertahankan juara umum dan memperoleh medali lebih baik dari Porprovsu Sumut 2022,” tegasnya.
**Dispora Dilibatkan Salurkan Uang Pembinaan**
Terkait mekanisme penyaluran uang pembinaan, Aswindy menyebut Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Medan akan dilibatkan dalam proses pembagian dana kepada atlet.
Langkah tersebut, kata dia, berkaitan dengan keterbatasan nominal anggaran hibah yang dialokasikan kepada KONI Medan. Karena itu, penyaluran uang pembinaan nantinya akan dikoordinasikan bersama Dispora.
“Uang pembinaan nanti diserahkan Dispora. Anggaran itu memang hibah di KONI, tetapi nominalnya kurang. Jadi, nanti kita minta Dispora aja yang membagikan karena nominalnya kurang,” ungkapnya.
Selain anggaran pembinaan atlet menuju Porprovsu XII 2026, Aswindy juga mengungkapkan bahwa KONI Medan telah mengalokasikan anggaran bonus bagi atlet berprestasi pada ajang SEA Games melalui P-APBD 2026.
Meski demikian, besaran bonus tetap mengacu pada ketentuan yang tercantum dalam Peraturan Wali Kota (Perwal).
Dengan dukungan anggaran yang tersedia dan koordinasi bersama Dispora, KONI Medan berharap persiapan atlet tetap berjalan optimal demi mempertahankan prestasi sekaligus meningkatkan capaian olahraga Kota Medan di tingkat Sumatera Utara.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0