Terkendala Biaya, Ratusan Atlet Deliserdang Gagal Tampil di Porprovsu XII 2026

Kepastian itu disampaikan dalam rapat pengurus KONI Deliserdang bersama pengurus cabang olahraga (cabor) di Kantor KONI Deliserdang, Kamis (22/10/2026) sore.

Oct 23, 2026 - 09:27
Oct 23, 2026 - 09:28
 0
Terkendala Biaya, Ratusan Atlet Deliserdang Gagal Tampil di Porprovsu XII 2026
Rapat pengurus KONI Deliserdang bersama pengurus cabang olahraga (cabor) di Kantor KONI Deliserdang, Kamis (22/10/2026) sore.

SUMUTJUARA.COM, DELISERDANG – Ratusan atlet Kabupaten Deliserdang dipastikan gagal berangkat mengikuti Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Utara (Porprovsu) XII 2026. Keputusan tersebut diambil KONI Deliserdang setelah permohonan pembebasan biaya kontribusi peserta kepada Panitia Besar (PB) Porprovsu tidak mendapat persetujuan.

Kepastian itu disampaikan dalam rapat pengurus KONI Deliserdang bersama pengurus cabang olahraga (cabor) di Kantor KONI Deliserdang, Kamis (22/10/2026) sore.

Sekretaris Umum KONI Deliserdang, Wildan Depari Hasibuan, menjelaskan bahwa pihaknya telah mengupayakan berbagai langkah agar kontingen Deliserdang tetap dapat berpartisipasi tanpa harus membayar biaya kontribusi peserta. Namun, permohonan tersebut ditolak oleh PB Porprovsu.

Wildan mengatakan, melalui surat PB Porprovsu Nomor 49/PORPROVSU/X/2026 tertanggal 20 Oktober 2026, KONI Deliserdang diminta merealisasikan pembayaran biaya kontribusi peserta paling lambat 30 Oktober 2026.

Sebelumnya, KONI Deliserdang telah mengirimkan surat Nomor 088/KONI-DS/X/2026 tertanggal 16 Oktober 2026 yang berisi permohonan agar kontingen daerah tersebut tetap diperbolehkan mengikuti Porprovsu tanpa membayar biaya kontribusi.

Permohonan itu merupakan hasil rapat pengurus KONI Deliserdang bersama Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Budporapar) serta 25 pengurus cabang olahraga.

Dalam surat tersebut, KONI Deliserdang menyatakan kesediaannya untuk menyerahkan tanggung jawab pembiayaan fasilitas yang disediakan PB Porprovsu bagi atlet dan pelatih kepada masing-masing pengurus cabang olahraga.

Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil. PB Porprovsu tetap mensyaratkan pembayaran biaya kontribusi peserta sebagai ketentuan keikutsertaan dalam pesta olahraga tingkat provinsi tersebut.

β€œIni sudah keputusan final. Bukan karena kami tidak mau memberangkatkan atlet, tetapi persoalannya anggaran tidak tersedia. Kalau dana kontribusi tidak terkumpul, kontingen tidak bisa diberangkatkan,” kata Wildan.

Ia mengungkapkan, kebutuhan anggaran untuk memenuhi biaya kontribusi peserta diperkirakan mencapai Rp600 juta. Ketiadaan dana tersebut menjadi kendala utama keberangkatan kontingen Deliserdang, terutama karena anggaran daerah melalui Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) 2026 belum disahkan.

Menurut Wildan, apabila P-APBD 2026 telah disahkan dan anggaran yang dibutuhkan tersedia, keberangkatan atlet serta pelatih Deliserdang tidak akan terkendala.

Situasi ini menjadi pukulan bagi pembinaan olahraga Deliserdang. Pasalnya, KONI bersama pengurus cabang olahraga telah mempersiapkan para atlet untuk menghadapi Porprovsu XII 2026 melalui program latihan dan pemusatan latihan (training camp/TC) selama tiga bulan, sejak Agustus hingga Oktober 2026.

Dengan tidak tersedianya anggaran kontribusi, persiapan panjang yang telah dijalani para atlet terancam tidak dapat berlanjut ke arena pertandingan Porprovsu XII 2026.

Kondisi tersebut sekaligus menyoroti pentingnya kepastian anggaran dalam mendukung pembinaan dan partisipasi atlet daerah pada kompetisi olahraga tingkat provinsi.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0