PSMS Medan Benahi EPA U-19, Fokus pada Pembinaan dan Regenerasi Pemain

PSMS Medan tak mau mengulangi situasi yang sama dengan musim sebelumnya dalam pembentukan tim untuk Elite Pro Academy U19.

Jul 2, 2026 - 18:50
 0
PSMS Medan Benahi EPA U-19, Fokus pada Pembinaan dan Regenerasi Pemain
PSMS Medan EPA U19 musim lalu

SUMUTJUARA.COM - PSMS Medan tak ingin mengulangi situasi yang terjadi pada musim lalu dalam pembentukan tim Elite Pro Academy (EPA) U-19. Menghadapi Championship 2026/2027, manajemen bertekad menyusun skuat EPA dengan persiapan yang lebih matang dan terencana.

Di tengah fokus mempersiapkan tim senior untuk mengarungi kompetisi Championship musim depan, manajemen Ayam Kinantan juga mulai memberi perhatian serius terhadap pengembangan akademi sebagai fondasi jangka panjang klub.

Presiden PSMS Medan, Fendi Jonathan, mengungkapkan dalam waktu dekat dirinya akan berdiskusi dengan jajaran pelatih, termasuk Direktur Akademi PSMS, Legimin Raharjo, guna merancang program pembinaan yang tepat bagi tim EPA.

"Ya nanti saya akan diskusi dengan pelatih untuk menyiapkan program EPA juga. Jadi nanti saya mau ngomong sama Coach Legimin, programnya seperti apa yang akan dibuat," ujar Fendi.

Menurutnya, terdapat sejumlah opsi yang tengah dipertimbangkan untuk menjaring pemain-pemain muda berbakat. Salah satu konsep yang muncul adalah menggelar pertandingan uji coba secara rutin yang dipadukan dengan proses seleksi pemain. Selain itu, PSMS juga membuka kemungkinan mengadakan turnamen sebagai ajang pencarian talenta muda.

"Apakah kita buat semacam pertandingan terus kita trial dan kita ambil pemain-pemain yang potensial, atau kita buat turnamen. Nah, itu nanti yang akan kita godok dulu," katanya.

Fendi menegaskan, orientasi utama pembentukan tim EPA bukan semata-mata mengejar prestasi atau gelar juara. Menurutnya, keberadaan akademi harus menjadi wadah pembinaan yang mampu melahirkan pemain-pemain berkualitas untuk memperkuat PSMS Medan di masa mendatang.

"Kalau saya, saya tidak mengejar juaranya, tapi saya mengejar pembinaannya," tegas Fendi.

Pada edisi perdana EPA musim lalu, PSMS Medan belum mampu berbicara banyak dan harus terhenti di fase grup. Minimnya waktu persiapan menjadi salah satu faktor yang membuat tim gagal menunjukkan performa terbaik.

Belajar dari pengalaman tersebut, manajemen kini bertekad melakukan persiapan lebih dini dan lebih matang agar proses pembinaan pemain muda dapat berjalan secara berkelanjutan serta menjadi fondasi kuat bagi tim senior di masa depan.

Dengan persiapan yang dimulai lebih awal, PSMS berharap tim Elite Pro Academy U-19 musim depan tidak hanya mampu bersaing di kompetisi, tetapi juga menjadi jalur regenerasi yang konsisten dalam mencetak pemain-pemain potensial untuk memperkuat skuad Ayam Kinantan di tahun-tahun mendatang.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0