Ketua KONI Medan Aswindy Fachrizal Terima DAN Kehormatan dari Shokaido Sumut

Pengurus Provinsi (Pengprov) Perguruan Shokaido Sumatera Utara memberikan penghargaan DAN Kehormatan kepada Ketua Umum KONI Kota Medan, Aswindy Fachrizal.

Aug 9, 2026 - 18:33
Aug 9, 2026 - 18:35
 0
Ketua KONI Medan Aswindy Fachrizal Terima DAN Kehormatan dari Shokaido Sumut
Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi Shokaido Sumut atas dukungan dan kontribusi Aswindy Fachrizal terhadap perkembangan perguruan karate tersebut, khususnya di Kota Medan dan Sumatera Utara.

SUMUTJUARA.COM, MEDAN – Pengurus Provinsi (Pengprov) Perguruan Shokaido Sumatera Utara memberikan penghargaan DAN Kehormatan kepada Ketua Umum KONI Kota Medan, Aswindy Fachrizal. 

Penyematan DAN Kehormatan tersebut dilakukan langsung oleh tokoh sekaligus atlet senior karate Indonesia yang juga anggota Dewan Guru PB Shokaido, Sensei Meity J. Kaseger, di sela pelaksanaan Ujian Penyetaraan dan Kenaikan Tingkat DAN Shokaido Sumut di Hotel Saka, Kota Medan, Minggu (9/8/2026).

Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi Shokaido Sumut atas dukungan dan kontribusi Aswindy Fachrizal terhadap perkembangan perguruan karate tersebut, khususnya di Kota Medan dan Sumatera Utara.

Bendahara Pengprov Shokaido Sumut, Jelly C Hasibuan, mengatakan Aswindy selama ini memiliki kedekatan dengan keluarga besar Shokaido Kota Medan maupun Sumatera Utara.

Menurut Jelly, dukungan Aswindy tidak hanya diberikan dalam bentuk material, tetapi juga berupa dukungan moral terhadap berbagai kegiatan serta pembinaan atlet Shokaido.

“Kita memberikan penghargaan DAN kepada Ketua KONI Medan karena dari awal Ketua KONI Medan merupakan keluarga dari Shokaido Kota Medan bahkan Sumatera Utara. Dia sudah banyak memberikan support, baik itu material maupun moral,” ujar Jelly.

Aswindy Resmi Jadi Bagian Keluarga Besar Shokaido

Jelly menjelaskan, penyematan DAN Kehormatan sekaligus sabuk hitam tersebut membuat Aswindy secara resmi menjadi bagian dari keluarga besar Shokaido.

Dengan status tersebut, Aswindy diharapkan dapat menjadi panutan sekaligus memberikan motivasi bagi para karateka yang berada di bawah naungan Shokaido Sumatera Utara.

“Dengan adanya penyematan DAN sabuk hitam kepada Ketua KONI Medan, berarti dia resmi menyandang gelar sebagai Sensei. Sensei ini adalah guru, jadi bisa menjadi panutan bagi kita semua yang ada di Shokaido Sumatera Utara,” katanya.

Jelly berharap keberadaan Aswindy di lingkungan Shokaido semakin memperkuat sinergi antara perguruan karate, pembinaan olahraga, dan KONI Medan.

Dukungan tersebut diharapkan dapat mendorong lahirnya lebih banyak atlet berprestasi dari Shokaido yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

“Kita berharap kepada Sensei Aswindy bisa terus memberikan support dan motivasi sehingga atlet kita bisa terus berkembang. Dengan adanya seperti itu, kita bisa terus berkontribusi dalam menciptakan atlet-atlet berprestasi, baik di kancah nasional maupun internasional nantinya,” ungkap Jelly.

Aswindy Dorong Shokaido Perbanyak Dojo di Medan

Sementara itu, Aswindy Fachrizal mengaku bangga dan senang setelah menerima DAN Kehormatan dari Shokaido Sumatera Utara.

Menurutnya, penghargaan tersebut bukan hanya bentuk apresiasi, tetapi juga membawa tanggung jawab untuk ikut membesarkan Shokaido, khususnya di Sumatera Utara.

“Saya senang, artinya kita diberikan DAN Kehormatan ini suatu kebanggaan. Kita merasa bertanggung jawab untuk membesarkan perguruan Shokaido, khususnya di Sumatera Utara,” ujar Aswindy.

Ketua Umum KONI Medan itu berharap Shokaido mampu melahirkan lebih banyak atlet potensial yang nantinya dapat mengharumkan nama Kota Medan dan Sumatera Utara di berbagai kejuaraan.

Ia menilai pengembangan dojo di berbagai wilayah menjadi langkah penting untuk memperluas pembinaan sekaligus menemukan bibit-bibit atlet karate potensial.

“Bagaimana atlet-atlet bisa lahir dari Shokaido yang bisa membanggakan Kota Medan dan Sumatera Utara nantinya,” katanya.

Aswindy juga berharap Shokaido dapat berkembang menjadi salah satu perguruan karate besar di Kota Medan. Salah satu target yang ingin didorongnya adalah terbentuknya dojo-dojo Shokaido di setiap kecamatan.

“Harapannya Shokaido ini bisa menjadi perguruan besar seperti perguruan-perguruan lainnya. Dojo-dojo bisa terbentuk di setiap kecamatan di Kota Medan,” ungkapnya.

Menurut Aswindy, keberadaan dojo di setiap kecamatan akan memudahkan pembinaan atlet sejak usia dini. Dari dojo tersebut, proses penjaringan dan pembinaan dapat dilakukan secara berkelanjutan untuk menemukan atlet-atlet potensial.

"Saya yakin dan optimistis Shokaido ini bisa besar di Kota Medan. Khususnya nanti kita koordinasi agar setiap kecamatan ada dojo-dojonya, karena kita bisa mengambil pembinaan-pembinaan dari dojo-dojo untuk atlet berprestasi,” pungkasnya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
abdipanjaitan Tuhan Maha Tahu, Tapi Dunia Juga Perlu Diberitahu