KONI SUMUT ANDALKAN EMPAT PROGRAM PRIORITAS SIAPKAN ATLET MENUJU PON 2028
Mewujudkan target tersebut, KONI Sumut mengandalkan empat program prioritas sebagai wadah pembinaan dan penjaringan atlet potensial
SUMUTJUARA.COM - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Utara terus mematangkan persiapan atlet menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028 di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB).
Untuk mewujudkan target tersebut, KONI Sumut mengandalkan empat program prioritas sebagai wadah pembinaan dan penjaringan atlet potensial.
Keempat program tersebut meliputi Program Pembinaan Intensif (PPI), Seleksi Provinsi (Selekprov), Kejuaraan Provinsi (Kejurprov), dan Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Utara (Porprovsu).
Hal itu disampaikan Ketua Umum KONI Sumut Kolonel TNI (Purn) Hatunggal Siregar saat menyaksikan sekaligus memberikan motivasi kepada atlet cabang olahraga menembak yang tergabung dalam Program Pembinaan Intensif (PPI) KONI Sumut di Lapangan Tembak PERBAKIN Sumut, Jumat (29/5/2026).
Menurut Hatunggal, Sumatera Utara menjadi salah satu provinsi pertama di Indonesia yang melaksanakan Program Pembinaan Intensif secara berkelanjutan. Bahkan di Pulau Sumatera, Sumut merupakan provinsi pertama yang menjalankan program tersebut.
"PPI menjadi program prioritas KONI Sumut untuk menjaga kondisi dan kebugaran atlet secara berkesinambungan. Program ini telah dimulai sejak Juli hingga Desember 2025 dan berlanjut kembali sejak April 2026 hingga sekarang," ujar Hatunggal.
Ia menjelaskan, belum seluruh cabang olahraga masuk dalam program tersebut. Pada tahap awal, PPI difokuskan kepada atlet-atlet peraih medali dari cabang olahraga perorangan pada PON 2024 dan atlet berprestasi sepanjang tahun 2025.
"Saat ini PPI baru melibatkan 14 cabang olahraga perorangan dengan total 152 orang yang terdiri dari 118 atlet dan 34 pelatih. Namun pada Juli mendatang jumlah peserta akan bertambah dan kembali ditambah pada Oktober nanti," jelasnya.
Hatunggal menegaskan, tujuan utama program ini adalah menjaga kebugaran atlet melalui program latihan rutin minimal enam kali dalam sepekan. Intensitas latihan juga akan terus ditingkatkan secara bertahap menjelang PON 2028.
"Insya Allah mulai tahun 2027 intensitas latihan akan lebih ditingkatkan, begitu juga pada 2028 hingga mendekati pelaksanaan PON," katanya.
Meski demikian, Hatunggal mengakui program yang saat ini berjalan masih membutuhkan banyak penyempurnaan. Karena itu, evaluasi akan terus dilakukan agar seluruh program pembinaan berjalan semakin efektif.
"Yang pasti KONI Sumut akan terus melakukan evaluasi agar semua program terlaksana lebih baik dan memberikan hasil maksimal bagi atlet," ujarnya.
Selain PPI, KONI Sumut juga telah menyiapkan agenda Selekprov dan Kejurprov yang akan berlangsung mulai Juli hingga Oktober 2026.
Selekprov direncanakan diikuti 28 cabang olahraga yang memiliki jumlah Pengkab/Pengkot di bawah lima. Sementara Kejurprov akan mempertandingkan 11 cabang olahraga dengan jumlah Pengkab/Pengkot antara enam hingga 16.
Adapun puncak kegiatan pembinaan olahraga prestasi Sumatera Utara pada tahun 2026 adalah penyelenggaraan Porprovsu yang dijadwalkan berlangsung pada November mendatang. Ajang tersebut akan mempertandingkan 28 cabang olahraga yang memiliki kepengurusan aktif di lebih dari 17 kabupaten/kota.
Hatunggal mengajak seluruh insan olahraga, termasuk KONI kabupaten/kota se-Sumatera Utara, untuk bersama-sama menyukseskan program pembinaan menuju PON 2028.
"Kita harus bersinergi dalam menyiapkan patriot-patriot olahraga Sumatera Utara yang nantinya mampu bersaing dan berprestasi di tingkat nasional," tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, Hatunggal juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara di bawah kepemimpinan Gubernur Bobby Nasution yang terus memberikan perhatian terhadap pembinaan olahraga meski berada di tengah situasi efisiensi anggaran.
Menurutnya, dukungan pemerintah daerah menjadi faktor penting sehingga berbagai program pembinaan KONI Sumut tetap berjalan sesuai rencana.
"Belum lama ini Bapak Gubernur Bobby Nasution menyerahkan langsung tali asih kepada atlet-atlet asal Sumut yang berhasil meraih medali untuk Indonesia pada SEA Games 2025 di Thailand. Ini menjadi bukti nyata besarnya perhatian dan apresiasi beliau terhadap para patriot olahraga Sumatera Utara," pungkas Hatunggal.