FRANSISCA SIMAREMARE JUARAI SIBAYAK ALTITUDE RUN 2026

Fransisca menjadi satu-satunya pelari wanita kategori 21K female yang mampu mencapai garis finis sebelum batas waktu atau Cut Off Time (COT) yang ditentukan panitia.

SUMUT JUARA. COM - Pelari trail asal Sumatera Utara, Fransisca Simaremare, berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan menjadi juara pada ajang Sibayak Altitude Run 2026 yang digelar di Kabupaten Karo, Sabtu (23/5/2026).

Hebatnya lagi, Fransisca menjadi satu-satunya pelari wanita kategori 21K female yang mampu mencapai garis finis sebelum batas waktu atau Cut Off Time (COT) yang ditentukan panitia.

“Yang pasti bangga banget, apalagi ternyata cuma saya wanita yang berhasil finis sebelum COT,” ujar Fransisca saat diwawancarai Sumut Juara.

Pada penyelenggaraan tahun ini, Sibayak Altitude Run yang digelar KORMI Sumut bersama ALTI Sumut mempertandingkan lima kategori, yakni 40K, 21K, 11K, 5K fun trail, dan 4K vertical race.

Perempuan kelahiran 14 Oktober 1993 tersebut memang sudah cukup akrab dengan dunia trail run. Kecintaannya terhadap aktivitas fisik dan alam menjadi alasan utama dirinya memilih olahraga tersebut.

“Suka aktivitas fisik yang ngelatih endurance dan suka naik gunung juga,” katanya.

Fransisca juga mengaku cukup aktif mengikuti berbagai event trail sepanjang tahun ini. Ia memulai debut trail run-nya di ajang Trail of The Kings (TOTK) Lake Toba by UTMB Samosir, sebelum kemudian sukses menjadi juara Kerinci 100 kategori 30K pada April lalu.

“Kalau ditanya sudah berapa kali ikut event trail, tahun ini lumayan sering ya,” ucapnya.

Meski tampil sebagai satu-satunya pelari wanita yang finis sebelum COT, Fransisca mengaku tantangan di lintasan cukup berat. Bahkan, ia sempat menyinggung singkatnya batas waktu yang diberikan panitia.

“Cut off time cumanya 6 jam,” katanya sambil tertawa.

Ia pun memuji jalur Sibayak Altitude Run yang menurutnya sangat menantang dan menyenangkan, terutama trek hutan rapat di Jalur 54 Sibayak.

“Gokil banget sih, suka banget trek trail hutan rapat Jalur 54 Sibayak,” ujarnya.

Meski demikian, Fransisca tetap memberikan masukan kepada panitia penyelenggara, khususnya terkait marka atau penunjuk arah di lintasan yang beberapa di antaranya sudah terlepas.

“Marka jalan tadi ada beberapa yang sudah pada lepas jadi sempat hampir kesasar,” katanya.

Usai menjuarai Sibayak Altitude Run 2026, Fransisca akan kembali menghadapi dua event besar dalam waktu dekat. Pada 7 Juni 2026, ia dijadwalkan tampil di Merbabu Sky Race kategori 20K di Desa Thekelan, Semarang. Setelah itu, ia kembali turun di ajang TOTK by UTMB Samosir kategori 28K pada 12 Juni mendatang.

“Untuk Merbabu saya turun di kategori 20K dan TOTK UTMB kategori 28K. Semoga bisa finish strong, mohon dukungannya ya hehehe,” pungkasnya.