WAKETUM KONI PUSAT HADIRI KONGRES BIASA FEDERASI FUTSAL INDONESIA 2026
Kegiatan tersebut menjadi forum strategis untuk memperkuat sinergi antara FFI, Asosiasi Futsal Provinsi (AFP), serta klub futsal di seluruh Indonesia.
SUMUTJUARA - Wakil Ketua Umum (Waketum) I Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Mayjen TNI (Purn.) Dr. Suwarno, S.IP., M.Sc., menghadiri Kongres Biasa Federasi Futsal Indonesia (FFI) 2026 yang berlangsung pada Senin, 11 Mei 2026, di Hotel Aryaduta Menteng, Jakarta.
Kongres tahun ini mengangkat tema βPenguatan Peran Pengurus Daerah dan Klub dalam Membangun Ekosistem Futsal Nasionalβ. Kegiatan tersebut menjadi forum strategis untuk memperkuat sinergi antara FFI, Asosiasi Futsal Provinsi (AFP), serta klub futsal di seluruh Indonesia.
Selain itu, kongres juga difokuskan pada upaya peningkatan kapasitas kelembagaan dan profesionalisme dalam pengelolaan organisasi futsal nasional. Perkembangan futsal di Indonesia saat ini dinilai menunjukkan tren yang positif, baik dari sisi partisipasi masyarakat maupun kualitas kompetisi yang terus meningkat.
Antusiasme masyarakat terhadap olahraga futsal pun semakin meluas di berbagai daerah, menjadikannya sebagai salah satu cabang olahraga yang memiliki potensi besar untuk berkembang di tingkat nasional maupun internasional.
Meski demikian, penguatan ekosistem futsal yang berkelanjutan masih menghadapi sejumlah tantangan, terutama dalam aspek tata kelola organisasi, kapasitas kelembagaan, serta sinergi antar pemangku kepentingan. Karena itu, dibutuhkan komitmen bersama untuk membangun sistem pembinaan dan kompetisi yang lebih terstruktur, profesional, dan berkesinambungan.
Dalam hal ini, AFP memiliki peran strategis sebagai motor penggerak pengembangan futsal di daerah. Sementara itu, klub futsal sebagai pelaku utama kompetisi dituntut untuk semakin profesional, baik dalam pembinaan atlet maupun pengelolaan organisasi, administrasi, dan manajemen klub.
Kongres ini juga bertujuan menyelaraskan pemahaman terkait standar profesionalisme, memperkuat koordinasi antar lembaga, serta mendorong transformasi pola pengelolaan dari berbasis komunitas menuju organisasi yang lebih modern, terstruktur, dan berkelanjutan.
Diharapkan, melalui Kongres Biasa FFI 2026 ini, tercipta kesamaan visi terkait pembagian peran, standar tata kelola, serta langkah-langkah strategis untuk memperkuat fondasi ekosistem futsal nasional secara menyeluruh.
Kegiatan ini sekaligus diharapkan mampu menjawab berbagai tantangan perkembangan futsal Indonesia secara kolaboratif, serta membuka perspektif baru bagi seluruh pemangku kepentingan untuk terus bersinergi dalam membangun futsal Indonesia yang lebih profesional, kompetitif, dan berprestasi.
(Reporter : Abdi Panjaitan / Sumut Juara)
sumutjuara