SEMEN PADANG CHAMPIONSHIP 2026-2027 BERHOMEBASE DI STADION BENTENG TANGERANG
Semen Padang FC mulai mengalihkan fokus untuk menghadapi kompetisi Championship 2026-2027 meski musim Super League saat ini masih menyisakan pertandingan
SUMUTJUARA.COM - Semen Padang FC mulai mengalihkan fokus untuk menghadapi kompetisi Championship 2026-2027 meski musim Super League saat ini masih menyisakan pertandingan.
Setelah dipastikan terdegradasi dari kasta tertinggi, Kabau Sirah langsung bergerak melakukan pembenahan manajemen sebagai bagian dari persiapan menghadapi kompetisi musim depan.
Di bawah arahan penasihat klub Andre Rosiade, Semen Padang mulai memperkenalkan susunan manajemen baru. Dalam unggahan Andre Rosiade pada Rabu (13/5/2026), terlihat kombinasi wajah lama dan baru yang akan mengisi struktur organisasi klub.
Beberapa nama yang diperkenalkan antara lain Yeyen Tumena sebagai Direktur Teknik, Braditi Moulevey sebagai COO, Denny Sulthon sebagai General Manager, serta Ammar Tsaqif Rosiade yang dipercaya mengemban jabatan CEO klub. Denny Sulthon sendiri diketahui pernah menjadi bagian dari staf Timnas Indonesia di bidang sekretariatan.
Selain itu, Andre Rosiade juga mengungkapkan bahwa dirinya akan turun langsung menjabat sebagai Presiden Klub Semen Padang FC untuk musim 2026-2027.
Dengan terbentuknya manajemen baru ini, Semen Padang berharap proses kebangkitan tim dapat berjalan lebih cepat dan mampu membawa klub kembali promosi ke Super League pada musim 2027-2028 setelah hanya semusim bermain di Championship.
Sementara itu, Semen Padang juga dipastikan akan menggunakan Stadion Benteng, Kota Tangerang, sebagai kandang sementara untuk kompetisi Championship 2026-2027. Keputusan tersebut diambil karena Stadion Gelora Haji Agus Salim akan menjalani proses renovasi besar.
“Sementara rencana kandang tim musim depan kita pilih di Tangerang, di Stadion Benteng Kota Tangerang,” ujar Andre Rosiade seperti dikutip dari Tribun Padang.
“Musim depan kita tidak bisa bermain di Stadion Haji Agus Salim karena stadion akan dibangun ulang,” tambahnya.
Langkah cepat yang dilakukan Semen Padang menunjukkan keseriusan klub untuk segera bangkit dan kembali bersaing di level tertinggi sepakbola Indonesia.