LANGIT SUMATERA UTARA MURUNG, BMKG PERINGATKAN HUJAN DAN PETIR SEPANJANG MINGGU
Langit Sumatera Utara diprediksi murung sepanjang Minggu, 17 Mei 2026,
INFOSUMUT - Langit Sumatera Utara diprediksi murung sepanjang Minggu, 17 Mei 2026, setelah BMKG mengeluarkan peringatan cuaca terbaru. Hujan ringan hingga sedang diperkirakan mengguyur banyak wilayah sejak pagi sampai dini hari keesokan harinya.
Potensi petir dan angin kencang juga mengintai sejumlah daerah pegunungan, pantai timur, serta pantai barat Sumatera Utara.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika meminta warga meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di luar rumah sepanjang akhir pekan. Cuaca diprediksi berubah cepat karena pengaruh dinamika atmosfer yang masih aktif di sekitar wilayah Sumatera Utara. Fenomena Madden-Julian Oscillation atau MJO turut memicu pertumbuhan awan hujan dalam beberapa hari terakhir.
“Kami mengimbau masyarakat waspada hujan sedang disertai petir dan angin kencang,” ujar Nency Nindy, Prakirawan BBMKG Wilayah I Medan. Nency menjelaskan bahwa hujan berpotensi muncul di kawasan pegunungan, lereng timur, pantai timur, serta pantai barat Sumatera Utara. Kondisi atmosfer juga dipengaruhi oleh daerah konvergensi dan konfluensi memanjang di wilayah pesisir Sumatera Utara.
Sejumlah wilayah diprediksi diguyur hujan ringan hingga sedang sejak Minggu pagi, terutama kawasan perkotaan dan pegunungan. Medan, Binjai, Deli Serdang, Pematangsiantar, hingga Serdang Bedagai diperkirakan mengalami hujan ringan sepanjang pagi hari. Asahan, Labuhanbatu, Labuhanbatu Utara, Karo, serta Toba juga masuk daftar daerah rawan hujan akhir pekan ini.
Kawasan Kepulauan Nias diprediksi tetap diselimuti cuaca berawan dengan peluang hujan ringan yang muncul pada beberapa waktu tertentu. Nias Selatan, Nias Barat, serta Gunungsitoli juga diperkirakan mengalami perubahan cuaca mendadak sepanjang Minggu malam hingga dini hari. Warga pesisir diminta memperhatikan kondisi angin sebelum melakukan aktivitas di laut dan penyeberangan antarpulau.
BMKG mencatat Padang Lawas dan Labuhanbatu Selatan memiliki potensi cuaca paling ekstrem dibandingkan dengan wilayah Sumatera Utara lainnya. Dua daerah tersebut diperkirakan mengalami hujan disertai petir pada siang hingga malam hari akhir pekan ini. Kondisi tersebut berpotensi mengganggu aktivitas perjalanan darat terutama kawasan jalan lintas dan daerah perbukitan.
Tapanuli Tengah serta Mandailing Natal diperkirakan mengalami hujan dengan intensitas sedang sepanjang sebagian besar waktu Minggu ini. Suhu udara kawasan tersebut berkisar antara 20 dan 30 derajat Celsius selama cuaca lembap menyelimuti wilayah tersebut. Angin bergerak dari arah selatan menuju barat dengan kecepatan antara tiga hingga delapan kilometer per jam.
“Cuaca dapat berubah cepat sehingga masyarakat perlu memantau informasi resmi secara berkala,” kata Nency Nindy dari BBMKG Wilayah I. Ia meminta warga membawa payung atau jas hujan saat bepergian demi mengantisipasi hujan mendadak selama akhir pekan. Kelembapan udara di Sumatera Utara juga diprediksi tinggi dengan angka mencapai 99 persen di beberapa daerah.
Kota Medan diperkirakan berada dalam kondisi berawan sepanjang hari dengan suhu udara mencapai 24 sampai 32 derajat Celsius. Meski terlihat tenang, hujan ringan tetap berpotensi muncul terutama menjelang sore hingga malam hari akhir pekan ini. Binjai, Tebing Tinggi, dan Tanjungbalai juga memiliki pola cuaca hampir serupa selama Minggu berlangsung.
Wilayah dataran tinggi seperti Karo, Dairi, Pakpak Bharat, serta Humbang Hasundutan diprediksi mengalami udara lebih dingin dibandingkan dengan daerah pesisir. Suhu kawasan pegunungan tersebut berkisar antara 18 dan 27 derajat Celsius sepanjang hari Minggu akhir pekan ini. Hujan ringan juga diperkirakan turun pada beberapa titik saat sore menjelang malam hari.
Sementara itu, Simalungun, Batu Bara, Asahan, serta Labuhanbatu Utara diprediksi lebih sering mengalami kondisi langit berawan sepanjang hari. Namun, peluang hujan tetap terbuka terutama ketika awan tebal bergerak dari arah pesisir menuju wilayah daratan Sumatera Utara. Kondisi tersebut membuat warga diminta tetap siaga meski cuaca pagi terlihat cukup cerah.
BMKG juga mengingatkan pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintasi kawasan rawan longsor dan genangan air akhir pekan ini. Hujan berintensitas sedang dapat membuat jarak pandang menurun terutama pada jalur lintas pegunungan dan kawasan hutan. Pengendara diminta mengurangi kecepatan demi menghindari risiko kecelakaan saat hujan turun tiba-tiba.
Aktivitas masyarakat di luar ruangan diperkirakan masih dapat berjalan normal selama tetap memperhatikan perkembangan cuaca terbaru. Namun, warga disarankan menyiapkan perlengkapan pelindung hujan sebelum bepergian menuju pusat kota maupun kawasan wisata akhir pekan. BMKG juga meminta masyarakat mengikuti pembaruan informasi cuaca melalui kanal resmi untuk menghindari informasi keliru.